Jakarta mulai memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar( PSBB) semenjak Jumat, 10 April 2020. PSBB diterapkan dalam rangka menanggulangi pandemi virus Corona( COVID- 19). Tetapi warnanya keadaan tersebut agak membuat arus pengiriman benda dari penyedia jasa logistik terkendala.

Pimpinan Asosiasi Logistik Indonesia( ALI) Zaldy Ilham Masita menarangkan hambatan yang dirasakan pelakon usaha di bidang logistik sebab banyak akses jalur di perumahan yang ditutup cek resi standard express .

” Hambatan yang terdapat lebih banyak sebab penutupan daerah secara lokal semacam perumahan ataupun RT/ RW,” kata ia dikala dihubungi detikcom, Senin( 13/ 4/ 2020).

Pada keadaan tersebut, kurir- kurir benda wajib menunggu lama hingga pelanggan menjemput paket kiriman yang dipesan. Itu membuat proses pengiriman benda ke tempat lain jadi lebih lama. Tetapi untungnya dikala PSBB jalanan mudah.

” Yang membuat proses pengantaran benda jadi lebih lama sebab( kurir) tidak boleh masuk serta penerima benda yang wajib keluar. Untung tidak terdapat macet,” sebutnya.

Baca Juga : Hyundai Klaim Telah Memahami Pasar Mobil Listrik di Indonesia

Tetapi secara universal ia membenarkan aktivitas logistik senantiasa berjalan mudah buat dimensi daerah yang lagi dialami pandemi COVID- 19.

” Sehabis PSBB berjalan semenjak Jumat minggu kemudian, sepanjang ini distribusi logistik masih mudah,” tambahnya.

PSBB Diterapkan, Pengiriman Benda di Jakarta Terhambat

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *